Penyebab dan Gejala Penyakit Hisprung

4 Mar

Penyebab dan Gejala Penyakit Hisprung,- Penyakit hisprung adalah gangguan perkembangan yang ditandai dengan tidak adanya ganglia dalam usus distal, yang mengakibatkan obstruksi fungsional. Sebagian besar kasus penyakit hisprung didiagnosis pada masa neonatus. Penyakit ini muncul pada baru lahir yang gagal mekonium dalam waktu 24-48 setelah lahir.

Penyebab dan Gejala Penyakit Hisprung

Penyebab munculnya penyakit hisprung ini memang belum diketahui secara pasti. Namun beberapa ahli mengatakan, bahwa penyakit hisprung terjadi ketika sel saraf yang mengelilingi usus besar tidak terbentuk sempurna. Biasanya, pada saat bayi tumbuh dalam rahim, bundelan sel saraf (ganglia) mulai terbentuk antara lapisan otot sepanjang usus besar.

Penyebab dan Gejala Penyakit HisprungProses ini di mulai pada bagian usus besar dan berakhir di bagian bawah (rektrum). Pada anak-anak dengan penyakit Hirschsprung, proses ini tidak selesai, dan ganglia tidak terbentuk normal sepanjang seluruh usus besar. Kadang-kadang sel-sel yang hilang hanya beberapa sentimeter dari usus besar. Selanjutnya bagian lain mungkin akan terpengaruh.

Tanda dan Gejala Penyakit Hisprung

Tanda dan gejala penyakit hisprung biasanya sudah terlihat saat bayi baru lahir namun terkadang gejalanya tidak langsung terlihat, tetapi akan terlihat saat usia anak semakin bertambah. Pada umumnya, gejala yang sangat terlihat adalah bayi tidak dapat melakukan pengosongan usus sampai 48 jam sejak lahir.

Tanda dan gejala lain yang mungkin terlihat adalah :

  • Perut membuncit
  • Muntah dengan warna muntahan kehijauan atau berwarna coklat
  • Konstipasi yang menyebabkan bayi menjadi rewel
  • Diare

Penyebab dan Gejala Penyakit HisprungPada anak yang dalam masa pertumbuhan, tanda dan gejala nya adalah sebagai berikut:

  • Perut membuncit
  • Konstipasi yang sudah berlangsung lama
  • Kegagalan untuk menaikkan berat badan
  • Kelelahan

Penyakit hisprung lebih berisiko tinggi pada anak laki-laki dibandingkan dengan anak perempuan dan memiliki riwayat keluarga yang memiliki penyakit hisprung. Dengan kata lain, penyakit ini bisa dikatakan sebagai penyakit turunan.

Operasi pengangkatan usus besar mungkin perlu dilakukan apabila penyakit yang diderita sudah sangat parah. Namun hal ini juga dapat meningkatkan anda untuk mendapatkan risiko infeksi yang sangat tinggi, sehingga dalam pemulihan pasca operasi, anda perlu memperhatikan secara detail, untuk mencegah peradangan parah, infeksi dan perforasi yang dapat terjadi di usus.

Semoga artikel ini bermanfaat, salam sehat

Posted by Obat Penyakit Asma Bronkial

Baca juga : Obat Ginjal Bocor Terbaik

Penyebab dan Gejala Penyakit Hisprung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *