Manfaat Di Balik Si Manis Sweetener Stevia

20 Feb

Manfaat Di Balik Si Manis Sweetener Stevia,- Sebagian dari kita mungkin belum tahu banyak dengan jenis tanaman yang satu ini. Tanaman yang berasal dari Paraguay dan Brazil ini sudah digunakan selama ratusan tahun sebagai pemanis obat-obatan dan teh. Rasanya yang lebih manis dan tidak adanya kandungan kalori membuat stevia mulai dilirik sebagai bahan pengganti gula.

Manfaat Di Balik Si Manis Sweetener Stevia

Tingkat kemanisan gula stevia sekitar 200-300 (kadang 500 kali) tingkat kemanisan sukrosa (gula tebu). Sementara itu, siklamat pemanis sintetis kontroversial yang masih sering digunakan ternyata hanya mempunyai tingkat kemanisan antara 100-200 kali kemanisan sukrosa. Dengan kata lain, tingkat kemanisan gula stevia jauh lebih unggul apabila dibandingkan dengan siklamat atau aspartam yang masih dipakai sebagai pemanis produk makanan dan minuman.

Manfaat Di Balik Si Manis Sweetener SteviaStevia terasa manis karena di dalamnya terdapat kandungan  steviol glycoside yang ada di dalamnya, senyawa tersebut membuat stevia terasa 250-300 kali lebih manis dari sukrosa atau gula biasa. Tahukah Anda jika stevia tidak akan tersimpan dalam tubuh bila dikonsumsi? Senyawa steviol glycosides akan dipecah menjadi steviol untuk kemudian diserap oleh tubuh dan dibuang dengan cepat dalam bentuk feses dan urine.

Selain itu, stevia juga mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin A, B, dan C, kalsium, zat besi, zinc, natrium, kalium, protein, dan unsur-unsur lainnya. Berkat kandunganya itulah stevia bermanfaat untuk :

  • Menurunkan Tingkat Glukosa  dan Membantu Melawan Diabetes
    Satu penelitian menunjukkan bahwa selain tidak mengandung karbohidrat dan kalori, stevia juga tidak akan memengaruhi gula darah atau respons insulin. Dengan mengonsumsi stevia, penderita diabetes pun diduga bisa mengonsumsi lebih banyak jenis makanan dan memenuhi rencana makan sehat. Studi lain melaporkan jika stevia sangat sedikit, bahkan tidak memberikan efek apa pun terhadap kadar insulin, glukosa darah, hipertensi, dan berat badan. Kadar gula darah setelah makan pada penderita diabetes pun dilaporkan berkurang ketika mengonsumsi stevia.
  • Mengatasi Kelebihan Berat Badan (Obesitas)
    Seperti disebutkan di atas, stevia tidak mengandung kalori sama sekali. Oleh karena itu, pengganti gula ini dinilai bisa membantu mengurangi asupan energi. Selain itu, stevia pun tidak bisa diserap dengan baik hingga membuatnya dibuang utuh-utuh dari dalam tubuh.
  • Menurunkan Tekanan Darah
    Penelitian menunjukan, manfaat senyawa stevioside diekstrak dari tanaman stevia dalam pengatur tekanan darah. Diketahui bahwa konsumsi stevioside dapat membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Tanaman stevia juga diduga memiliki sifat kardiotonik yang mampu menormalkan tekanan darah dan mengatur detak jantung.

Meskipun stevia lebih sehat dibandingkan dengan pemanis yang lain dan juga tidak mengandung kalori, penggunaan stevia juga tidak boleh sembarangan dan berlebihan. Karena akan memberikan dampak buruk yang mungkin tidak akan Anda sadari. Untuk itu, penggunaan stevia harus tetap dalam takaran yang telah ditentukan.

Semoga artikel ini bermanfaat, salam sehat.

Posted by Obat Penyakit Asma Brokial

Baca juga : Makanan Kaya Kalsium Selain Susu

Manfaat Di Balik Si Manis Sweetener Stevia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *