Hal Yang Harus Diperhatikan Pasien Diabetes Saat Puasa

30 Mei

Hal Yang Harus Diperhatikan Pasien Diabetes Saat Puasa,- Puasa memang memberikan efek yang baik terhadap kesehatan. Namun, pada penderita penyakit kronis seperti diabetes, menjalankan puasa tanpa konsultasi dengan tim medis bisa jadi masalah yang membahayakan.

Hal Yang Harus Diperhatikan Pasien Diabetes Saat Puasa

Hal Yang Harus Diperhatikan Pasien Diabetes Saat PuasaBagi penderita diabetes melitus bukan berarti tidak boleh berpuasa. Ahli mengatakan, dengan persiapan yang baik dan matang pasien diabetes tetap bisa menjalankan ibadah puasa. Lantas, hal apa saja yang harus diperhatikan dan di siapkan pasien diabetes jika ingin puasa?

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti:

  • Pengalaman Puasa Sebelumnya

Diabetes adalah penyakit progresif yang bisa makin memburuk seiring berjalannya waktu, apalagi jika tidak terkontrol. Karena itu pengalaman puasa tahun sebelumnya tidak bisa dijadikan patokan untuk menjalani puasa saat ini. Jika tahun lalu aman, tidak berarti tahun ini sama. Bisa jadi kondisinya lebih jelek karena tidak terkontrol, tapi bisa juga lebih baik, karena akan berbeda pada setiap individu.

  • Konsultasi Ke Dokter

Hal terpenting yang harus dilakukan pasien diabetes sebelum memutuskan puasa adalah berkonsultasi dengan dokter. Konsultasi ke dokter sangat penting untuk melihat apakah kondisi pasien diabetes memiliki risiko fatal atau tidak jika berpuasa.

  • Cek Gula Darah Berkala

Saat puasa, pasien diabetes melitus tipe 2 rentan mengalami hipoglikemia atau gula darah yang turun secara drastis. Karena itu, pasien dianjurkan mengecek gula darah secara berkala di sore hari. Kalau gula darahnya sudah di bawah 70 atau 60 saat puasa itu sudah risiko hipoglikemia, dan dianjurkan untuk segera berbuka dengan minum air gula supaya tidak ngedrop.

  • Jadwal Makan Dan Minum Obat

Puasa Ramadan mengubah waktu makan dan minum obat pasien. Karena itu, perubahan waktu makan dan minum obat harus diantisipasi agar gula darah tidak naik dan turun secara tiba-tiba. Kalau puasa, porsi makannya diatur jadi sahur 30 persen, buka puasa 50 persen dan sesudah tarawih 20 persen. Begitu juga dengan waktu minum obatnya mengikuti waktu makan.

Tidak ada perubahan makanan selama puasa. Penderita diabetes dianjurkan untuk lebih banyak mengkonsumsi makanan yang menghasilkan energi secara lambat seperti gandum, kacang-kacangan, nasi merah, dan samonila, juga menghindari makanan dengan kandungan asam jenuh tinggi.

Pastikan juga asupan cairan saat berpuasa tercukupi dengan baik setelah buka dan sahur. Aktivitas fisik rendah dan sedang tetap dapat dilakukan oleh penderita diabetes, namun perlu dilakukan modifikasi durasi dan intensitas karena aktivitas fisik yang berlebihan dapat menimbulkan hipoglikemia bagi orang yang sedang berpuasa.

Semoga artikel ini bermanfaat, salam sehat.

Posted by Obat Penyakit Asma Bronkial

Baca juga : Cara Mengobati Diabetes

Hal Yang Harus Diperhatikan Pasien Diabetes Saat Puasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *